{[['
']]}
Di Antara Pasir dan Cahaya
Di hamparan pasir yang tak bersuara,
angin menulis jejak-jejak doa
pada punggung bukit yang sabar menunggu.
Langit merangkai warna,
biru yang tenang bertemu jingga yang hangat,
seakan senja sedang belajar
cara berpamitan dengan lembut.
Cahaya perlahan turun,
menyentuh pasir dengan kasih,
mengajarkan bahwa lelah
tak selalu berarti kalah.
Di sunyi gurun ini,
aku belajar satu hal:
meski perjalanan panjang dan sepi,
harapan selalu menemukan tempat
untuk terbit kembali.

Post a Comment